An Najah Entrepreneur Club (AEC)

AEC

Visi

“Membantu mengembangkan potensi kewirausahaan bagi seluruh santri An Najah sehingga dapat menjadi seorang wirausaha yang cerdas dan memiliki jiwa kompetensi yang tinggi”.

Misi

  • Memfasilitasi seluruh santri Pesma An Najah dalam mengembangkan jiwa wirausaha dengan keikutsertaan dalam setiap program-program wirausaha baik di dalam maupun diluar pesma.
  • Meningkatkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan bekerja tim dalam program kerja yang telah disusun.
  • Membantu mengembangkan jiwa sosial diantara anggota AEC dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sehingga nantinya dapat menjadi seorang wirausaha yang tidak hanya cerdas namun juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Profil Singkat

Pada awalnya, osma ini bernama Ostep. Ostep merupakan singkatan dari organisasi santri entepreneur. Osma ini berdiri pada tanggal 6 Juli 2014. Latar belakang lahirnya ostep yaitu rasa haus akan ilmu kehidupan dan ilmu kemandirian dikalangan santri selain itu perlu adanya wadah para santri dalam berkreatifitas dan meng-upgrade dirinya.

Berdasarkan hasil diskusi dengan saudara Inten Mustika yang saat itu menjabat sebagai Lurah Pondok Pesantren Pesma Annajah periode 2014/2015 menghasilkan keputusan perlu adanya osma entepreneur untuk mewadahi minat dan bakat para santri yang tertarik di bidang ekonomi dan bisnis.

Ostep yang diketuai oleh Reni Nila Sari diharapkan mampu membekali para santri untuk memiliki skill berwirausaha dan memiliki jiwa wirausaha salah satunya yaitu menyukai tantangan dan selalu peka terhadap peluang yang ada sehingga santri dapat memanfaatkan waktunya secara produktif dan pantang menyerah dalam menjalani kehidupan di masa depan.

Ostep diresmikan pada hari Rabu tanggal 3 September 2014 disertai  sosialisasi pada seluruh santri dalam acara OPKIS 2014. Osma ini masih baru dan butuh manajemen yang baik dalam perjalanannya.

Seiring berjalannya waktu, setelah Osma ini diketuai oleh Alip Mubarok, Ostep diganti menjadi An Najah Entrepreneur Club (AEC). Program kerja yang dilaksanakan berbeda dengan program kerja saat diketuai oleh Reni Nila Sari dan Dwi Propitasari yaitu lebih ditekankan dengan pelatihan-pelatihan pembuatan produk. Produk yang dihasilkan yaitu boneka gutif, bunga, makanan, bingkai foto, lampion, dan ketrampilan lain.

Saat ini, karena beberapa pertimbangan, yaitu terbatasnya waktu saat osma, banyaknya kegiatan anggota, terbatasnya dana, sehingga dalam menjalankan pelatihan kurang memungkinkan. Oleh karena itu, AEC lebih menekankan pada bisnis nyata. Anggota diharapkan dapat menjalin mitra usaha dengan orang lain.

Dengan mitra usaha, tidak perlu modal dan sedikit resiko yang akan didapatkan. Dengan ini, diharapkan anggota bisa lebih mandiri dalam menjalankan usaha.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *