Profil Pengasuh PESMA An Najah Purwokerto

Abah Roqib

K. H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag, lahir di dusun Pegendingan desa Kanugrahan Maduran Lamongan Jawa Timur, 16 Agustus 1968. Beliau mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Bahrul Ulum (1982) dan MTs Hidayatul Ummah Lamongan. Di saat beliau naik ke kelas 2 MTs, ayahnya wafat (1982). Kemudian melanjutkan ke MAN Denanyar Jombang sambil nyantri (1988).

Setelah lulus, beliau melanjutkan kuliah S-1 di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (sekarang menjadi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) mengambil jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Ketika memasuki tahun ke-2 (1989) Ibu beliau wafat bersamaan dengan Muktamar NU di Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Di saat itulah beliau mengalami sebuah dilema, namun hal tersebut tidak menjadikannya terpuruk, justru menjadi kekuatan tersendiri untuk mewujudkan cita-cita orang tua yaitu “Sinau Sundul Langit” dan menjadi orang yang bermanfaat dengan piranti hidup jujur dan khairunnas anfa’uhum linnas.

Pada tahun 1996 beliau melanjutkan di Program Pascasarjana (S-2) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Pendidikan Islam, pada tahun 1998 meneruskan di program doctor (S-3) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan mengambil jurusan Islamic Studies. Selain mengenyam pendidikan formal beliau juga menimba ilmu di pesantren, seperti Pesantren Hidayatul Ummah Lamongan, Pesantren Langitan Tuban, Pesantren Tebuireng Jombang, Denanyar Jombang, Pesantren Lirboyo Kediri dan Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Ketika nyantri, beliau juga diamanahi sebagai pengurus pesantren dan menjadi Asatidz di Pesantren Krapyak Yogyakarta selama 14 tahun. Bahkan sejak di Aliah beliau sudah dipercaya untuk mengajar di kelas lainnya dan sering diminta untuk memimpin tahlil.

Tentu menjadi dilematik, di usia yang masih muda dan masih menempuh pendidikan sudah ditinggalkan kedua orangtua. Namun beliau tetap gigih, disiplin, dan prihatin menjalani kehidupan sehari-hari dengan tetap memegang teguh cita-cita. Apa yang beliau bisa dan bernilai manfaat beliau jalani.

Selain pendidikan formal dan pesantren, beliau juga mengikuti berbagai program keilmuan seperti program Sandwich di Maroko, workshop “Penilai Buku Ajar” dua angkatan dari Puskurbuk Kemendikbud RI di Bogor, dan studi banding untuk pengembangan Pascasarjanan IAIN Purwokerto ke beberapa perguruan tinggi di Malaysia dan Singapura.

Semenjak kuliah, K. H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag banyak terlibat dalam berbagai organisasi. Selain berorganisasi di intra kampus, beliau juga aktif di organisasi ekstra seperti PMII, KODAMA, dan Ansor. Ketika di Yogyakarta beliau terlibat dalam kepengurusan MUI, LeSPIM (Lembaga Kajian Studi dan Pengembangan Santri dan Masyarakat) dan menjadi Ketua PW-LDNU Provinsi DIY pada 1997-2002.

Pada tahun 1994 beliau diangkat menjadi ASN dan mendapat tugas sebagai dosen di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta cabang Purwokerto, yang kemudian menjadi STAIN Purwokerto, sebelum kemudian menjadi IAIN Purwokerto.

Semenjak menjadi dosen, beliau pernah menjadi sekretaris P3M (Pusat Penenelitian dan Pengabdian Masyarakat) tahun 2000-2002. Beliau menginisiasi Pusat Studi Gender sekaligus menjadi ketuanya dan dipercaya sebagai Wakil Ketua I STAIN bidang akademik pada tahun 2002-2010, Kepala Penjaminan Mutu pada tahun 2010-2012, dan menyiapkan Program Pascasarjana IAIN Purwokerto sekaligus menjadi Direkturnya yang pertama sampai dua prodi awal, HES dan MPI terakreditasi.

Pada tahun 2016-2019 beliau diamanahi sebagai Ketua SENAT IAIN Purwokerto. Pada 2019 K.H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag beliau diamanahi menjadi Rektor IAIN Purwokerto hingga tahun 2023.

Tidak hanya berkiprah sebagai pejabat di kampus, K. H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag, juga banyak berkiprah di organisasi kemasyarakatan. Di antaranya yaitu menginisiasi Ikatan Sarjana NU (ISNU) di Banyumas sekaligus menjadi ketua pertama, Wakil Ketua PCNU (2007-2012), Ketua Seksi Pengembangan BAZ (Badan Amil Zakat) Banyumas, MUI Banyumas, Rois Syuriah PCNU Banyumas (2012-2017), A’wan Syuriah PWNU Jawa Tengah (2013-2018), dan dipercaya sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas (2005-2023).

Di bidang politik Dr. K. H. Mohammad Roqib, M.Ag dipercaya sebagai Ketua Tim Siyasah NU Banyumas, menjadi Anggota Tim Seleksi KPU Banyumas (2013), dan Ketua Tim Seleksi KPU Jateng I (2018).

Di bidang kepesantrenan dan Ormas Islam, beliau dimanahi menjadi Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Banyumas, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Banyumas, Takmir Masjid Kecamatan Baturaden dan Ketua Forum Komunikasi Majelis Ta’lim (FKMT) Desa Kutasari.

Di Perguruan Tinggi beliau juga mengajar di IAIIG/UNUGHA, Pascasarjana IAINU Kebumen, Pascasarjana UNSIQ Wonosobo, dan di Pascasarjana Jamiah Islam Syekh Daud Al Fathoni (JISDA) Yala Thailand.

Dari tangannya telah lahir 18 buku di antaranya Pendidikan Pembebasan, Pendidikan Perempuan (buku ini pada tahun 2004 dibeli oleh Depag 55 eksemplar dan tahun 2007 dibeli Depdiknas 6000 eksemplar), Menggugat Fungsi Edukasi Masjid, Harmoni dalam Budaya Jawa: Dimensi Edukasi dan Keadilan Gender, Kepribadian Guru, Ilmu Pendidikan Islam, Prophetic Education, Membumikan Pluralisme, Filsafat Pendidikan Profetik, termasuk tulisan lain sebagai kontributor buku maupun dalam jurnal, majalah dan koran.

Pada tahun 2010 setelah K. H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag menunaikan ibadah haji, berbekal beberapa santri kalong, dan bangunan yang sederhana, beliau mendirikan Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto, sebuah pesantren mahasiswa putra-putri dengan keterampilan tambahan utama “Kepenulisan” dan desain sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam mengembangkan subyek didik sebagai individu sekaligus anggota sosial yang religius, cerdas, inklusif, dan humanis.

Untuk mewujudkan hal tersebut beliau mengejewantahkan misi dengan internalisasi nilai-nilai profetik.

Pesantren yang beralamat di Jl. Mohammad Besar Kutasari Purwokerto tersebut kini didampingi oleh 30-an Asatidz dan Asatidzah yang berlatar belakang santri sekaligus alumni perguruan tinggi dalam dan luar negeri, serta 10 di antaranya bergelar doktor (S-3).

Setelah menikah dengan Ny., H. Nortry Yuniati Muthmainnah, S.Ag. pada 15 Juni 1994, K. H. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag dikaruniai empat anak, yaitu: 1) Anjaha Naufal Muhammad (Gus Inof) yang lahir pada 2 April 1995, 2) Najiha Yustika Ghina Puspita (Ning Nana) yang lahir pada 14 September, 3) Abdurrahman el-Faqih Muhammad (Gus el-Faqih) yang lahir pada 25 Oktober 2002, 4) Nirvana Nuria Uma Mariama (Ning Irva) yang lahir pada 11 Agustus 2012.

Beliau selalu ingat akan pesan ayahandanya “Belajar Terus Sundul Langit” dan ingin mencetak pemimpin masa depan terutama lewat Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto sekaligus sebagai penulis produktif seperti Cak Nun, Gus Dur, dan Gus Mus. Kyai-Budayawan-Penulis. Amin!.